Ginger Baker drummer band legendaris Cream wafat

Jakarta (ANTARA) – Ginger Baker, drummer grup band legendaris Cream yang juga musisi sangat inovatif dan berpengaruh di dunia musik rock, wafat dalam usia 80 tahun di Canterbury, Inggris, pada Minggu (6/10) waktu setempat.

Wafatnya drummer bernama asli Peter Edward Baker itu dikonfirmasi oleh keluarganya melalui akun resmi media sosial Braker.

“Kami sangat sedih untuk mengatakan bahwa Ginger telah meninggal dunia dengan damai di rumah sakit pagi ini. Terima kasih kepada semua orang atas pesan-pesan yang baik dalam beberapa pekan ini,” tulis keluarga Braker di akun @GingerBDrums, Minggu pagi lalu.

Keluarga mendiang Jack Bruce, rekannya di grup band Cream–yang didirikannya bersama Eric Clapton pada 1966–, juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Baker.

Baca juga: Gitaris Eric Clapton ungkap kehidupan pribadinya lewat film dokumenter

“Keluarga Bruce menyampaikan belasungkawa tulus kepada keluarga, teman, dan penggemar Ginger Baker. Bertahan dari hubungan benci cinta, Ginger seperti kakak laki-laki bagi Jack, chemistry mereka benar-benar spektakuler. RIP Ginger, salah satu drummer terhebat sepanjang masa,” tulis mereka.

Vokalis grup legendaris The Beatles, Paul McCartney, juga memberikan penghormatan bagi Baker dengan mengatakan bahwa Baker adalah pemain drum hebat.

Baca juga: 50 tahun sejak rilis, “Abbey Road” kembali ke puncak tangga lagu

“Kami bekerja bersama di album ‘Band on the Run” di ARC Studio, Lagos, Nigeria. Sedih mendengar bahwa dia meninggal tetapi kenangan tak akan pernah (meninggal),” kata Paul McCartney.

Baker merupakan penabuh drum yang awalnya bergabung dalam Graham Bond Organisation (GBO) bersama Graham Bond (vokalis dan organ), Mike Falana (terompet), dan Dick Heckstall-Smith.

Setelah itu, Baker bertemu dengan Jack Bruce dan Eric Clipton dan membentuk grup baru bersama Cream pada 1966, menurut laman resmi Ginger Baker.

Cream mencapai kesuksesan di seluruh dunia tetapi hanya bertahan sampai 1968, sebagian karena hubungan Baker dan Bruce yang fluktuatif. Setelah bekerja sebentar dengan Clapton di Blind Faith dan Ginger Baker’s Air Force yang terkemuka, Baker menghabiskan beberapa tahun hidup dan membuat rekaman di Afrika pada 1970-an.

Di antara kolaborasi lain Baker adalah karyanya dengan Gary Moore, Masters of Reality, Public Image Ltd, Hawkwind, Atomic Rooster, Bill Laswell, bassis jazz Charlie Haden, gitaris jazz Bill Frisell dan Ginger Baker’s Energy.

Baca juga: Ocasek meninggal, streaming lagu The Cars meroket 643 persen

Baca juga: Musisi peraih Grammy Dr. John meninggal dunia

Baca juga: 10 Musisi hebat yang meninggal bunuh diri

Pewarta: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber Asli : https://www.antaranews.com/berita/1101084/ginger-baker-drummer-band-legendaris-cream-wafat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *